Redaksi

Tugas ‘Penanti’ Imam Mahdi Afs (Bagian 4)

SHIAHINDONESIA.COM – Banyak hal yang telah disebutkan tentang tugas dan tanggung jawab kaum Syi’ah pada masa kegaiban, bahkan dalam beberapa kitab, termasuk kitab Mikyal al-Makarim fi Fawaid ad-Dua al-Qa’im, disebutkan ada delapan puluh kewajiban bagi mereka, yang menunggu kedatangan Imam Mahdi. Namun, karena penjelasan tentang semua kewajiban yang menjadi tanggung jawab kaum Syi’ah di zaman…

Baca Selengkapnya...

Siapakah yang Dimaksud ‘Mukmin’ dan ‘Kafir’ di Dalam Al-Qur’an?

SHIAHINDONESIA.COM – Ungkapan “Ya Ayyuhalladzina ‘Amanu” disebutkan di dalam Al-Quran lebih dari delapan puluh kali. Maksud dari kata Mukmin yang disebut di dalam al-Quran adalah mereka umat Rasulullah Saw. Kalimat “Alladzina ‘Amanu” merupakan ungkapan yang penuh dengan penghormatan, dan menjadi kebanggaan bagi mereka (kaum mukmin). Adapun umat sebelum Islam disebut dengan kata ‘kaum’, seperti ‘Kaum…

Baca Selengkapnya...

Kisah Imam Hasan Al-Mujtaba tentang Dua Istana Megah di Surga

SHIAHINDONESIA.COM – Detik-detik di akhir kehidupan Imam Hasan Al-Mujtaba, seluruh tubuhnya dirasuki oleh racun, wajahnya pun berubah menjadi hijau. Di saat yang genting dan mengkhawatirkan ini, Imam Husein berada di sampingnya sambil terisak dalam tangisan. “Kenapa warna wajahmu berubah menjadi hijau? Dan kenapa engkau menangis?” Tanya Imam Husein.”Wahai saudaraku, detik ini juga aku teringat kata-kata…

Baca Selengkapnya...

Meresapi Keutamaan Bulan Ramadan: Melejitkan Diri Menjadi Hamba Terbaik di Mata Allah (2)

Lanjutan artikel sebelumnya,… 4. Mencegah dari Bisikan Setan. Imam Ali pernah bertanya kepada Nabi Muhammad, “Wahai Rasulullah, apa yang membuat setan menjauh dari kita?” Nabi Saw. menjawab, “Berpuasa akan membuat wajahnya menjadi hitam, dan bersedekah akan menghancurkan punggungnya.” (20) Oleh karena itu, berpuasa adalah bentuk pencegahan dari bisikan setan dan jin, dan mencegah rasa was-was…

Baca Selengkapnya...

Meresapi Keutamaan Bulan Ramadan: Melejitkan Diri Menjadi Hamba Terbaik di Mata Allah (1)

SHIAHINDONESIA.COM – Secara bahasa, Ramadan memiliki arti panas yang teramat sangat. Karena, di bulan ini dosa-dosa manusia akan diampuni, maka dinamakanlah bulan ini dengan sebutan Ramadan. (1) Rasulullah Saw. bersabda, “Sungguh bulan ini dinamakan Ramadan, dikarenakan dosa-dosa dibakar di bulan ini.” (2) Ramadan merupakan salah satu nama dari bulan Hijriah, dan hanya bulan hijriahlah yang…

Baca Selengkapnya...

Tugas ‘Penanti’ Imam Mahdi Afs (Bagian 3)

SHIAHINDONESIA.COM – Mengapa begitu banyak keutamaan dari perbuatan menanti? Dengan memerhatikan riwayat-riwayat pada tulisan sebelum ini, mungkin timbul pertanyaan bagi banyak orang, mengapa penantian merupakan suatu keutamaan yang amat menonjol? Untuk mendapatkan jawaban yang benar atas pertanyaan ini, kita harus memerhatikan beberapa poin di bawah ini. Menunggu adalah pengait antara penganut mazhab Syiah dengan para…

Baca Selengkapnya...

Tugas ‘Penanti’ Imam Mahdi Afs (Bagian 2)

Pentingnya Penantian Dalam pemikiran Syiah, menunggu  kedatangan Imam Mahdi diyakini sebagai prinsip keyakinan yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Dalam  banyak hadis, perlunya menunggu Sang Juru Penyelamat  telah ditekankan di dalam riwayat, di antaranya sebagai berikut. 1. Muhammad bin Ibrahim Nu’mani meriwayatkan dalam Kitab Al-Ghaibah, bahwa suatu hari Imam Sadiq As. berkata kepada para sahabatnya: Bukankah…

Baca Selengkapnya...

Tugas ‘Penanti’ Imam Mahdi Afs (Bagian 1)

SHIAHINDONESIA.COM – Keagungan eksistensial dan aspek kepribadian Imam Mahdi Afs yang beragam, menyebabkan bahwa selama ribuan tahun yang telah berlalu sejak keghaiban kubra, setiap kelompok orang, bergantung pada agama, sosial, dan budaya tertentu. kecenderungan yang mereka miliki, dari sudut pandang tertentu menganalisis karakter dan menentukan kedudukan Imam itu di alam semesta. Sementara itu, sekelompok orang…

Baca Selengkapnya...

Akhir yang Indah

SHIAHINDONESIA.COM – Waqidi bercerita, Hari-hari yang telah berlalu, di mana di saat aku hidup dengan kondisi keuanganku yang sempat menipis, di saat yang sama, seorang budak mendatangiku sambil berkata, “Sebentar lagi hari raya Idul Fitri, sementara aku tak punya apa-apa di rumah.” “Kemudian aku (Waqidi) pergi ke rumah salah satu pebisnis, lalu aku menyampaikan maksud…

Baca Selengkapnya...

Belajar ‘Rendah Hati’ dari Syekh Abdul Karim Ha’iri

SHIAHINDONESIA.COM – Mendiang Syekh Abdul Karim Ha’iri pendiri Hauzah Ilmiah Qom adalah pribadi yang sangat berakhlak. Sisi lahiriah dan batiniahnya terlihat sama. Ia pun sangat mencintai para thalabeh (santri). Ia sangat memiliki kecenderungan terhadap dunia keilmuan. Ketika menghadiri sebuah acara pengajian, ia tak memilih tempat yang paling terdepan untuk duduk. Di mana pun ada tempat…

Baca Selengkapnya...
Back To Top
Exit mobile version