Redaksi

Refleksi Atas Keberatan Kaum Orientalis terhadap Turunnya Al-Qur’an (Bagian 5)

Caskill menulis: Yahudi Arab tidak pernah nyata; sebaliknya mereka hanya berpura-pura menjadi orang Yahudi (Javad Ali, 1970: 530/6). Winkle berkata: “Orang-orang Yahudi di pulau Arab tidak stabil terhadap prinsip-prinsip Yudaisme mana pun.” (Salem al-Haj, 2002: 1/287). Ketika orang-orang Arab Yahudi sebelum Islam tidak memiliki pengetahuan yang benar tentang ajaran dan hukum Yahudi, dan mereka juga…

Baca Selengkapnya...

Refleksi Atas Keberatan Kaum Orientalis terhadap Turunnya Al-Qur’an (Bagian 4)

SHIAHINDONESIA.COM – 3. Orang-orang Arab Hanfa, meskipun mereka bukan penyembah berhala, namun jumlah mereka sangat sedikit dan keyakinan mereka berada dalam aura ambiguitas, dan tidak jelas apa gagasan mereka tentang Tuhan dan Keesaan-Nya, tentang hari pengutasn nabi serta  pengetahuan Al-Quran dan keyakinan di dalam Islam. Dan satu-satunya yang ada dari mereka terangkum dalam empat pendapat…

Baca Selengkapnya...

Refleksi Atas Keberatan Kaum Orientalis terhadap Turunnya Al-Qur’an (Bagian 3)

SHIAHINDONESIA.COM – Goldziher berkata: Hal-hal yang disampaikan Al-Qur’an tentang keadaan hari kiamat dan syarat-syaratnya, serta kabar baik yang disampaikan Nabi tentang urusan akhirat, semuanya merupakan kumpulan ajaran dan pendapat agama masa lampau, yang Nabi Saw. mengetahui kaitannya dengan unsur-unsur Yahudi, Nasrani dan lain-lain. Dan ia dipengaruhi oleh unsur-unsur tersebut sedemikian rupa sehingga pengaruh-pengaruh tersebut mencapai…

Baca Selengkapnya...

Refleksi Atas Keberatan Kaum Orientalis terhadap Turunnya Al-Qur’an (Bagian 2)

SHIAHINDONESIA.COM – Salah satu dampak penting dari perpindahan agama pada masa Pencerahan adalah tingginya minat terhadap kehidupan dan risalah Nabi Muhammad Saw. Pada abad ke-18, sebagian peneliti Kristen menganggap Nabi Muhammad  adalah seorang misionaris agama yang lebih natural dan rasional dibandingkan agama Kristen. Menurut beberapa argumen, bahwa Nabi adalah utusan ilahi untuk membantu agama Kristen…

Baca Selengkapnya...

Refleksi Atas Keberatan Kaum Orientalis terhadap Turunnya Al-Qur’an (Bagian 1)

SHIAHINDONESIA.COM – Permasalahan paling mendasar dalam penelitian dan penyelidikan para orientalis adalah sikap irasional yang berprasangka buruk terhadap Al-Quran dan Islam. Oleh karena itu, tidak ada satu pun permasalahan mereka yang mengikuti jalur ilmiah dan penelitian yang benar, dan tidak ada satu pun permasalahan mereka yang menyajikan dokumen sejarah yang dapat membuktikan klaim mereka. Kita…

Baca Selengkapnya...

Bulan Sya’ban: Bulan Berkah dan Rezeki dalam Islam

SHIAHINDONESIA.COM – Bulan Sya’ban memiliki kedudukan istimewa dalam agama Islam. Sebagai bagian dari peninggalan Rasulullah SAW, hadis tersebut mengingatkan kita akan keberkahan dan rezeki yang Allah SWT limpahkan kepada umat-Nya di bulan ini. Rasulullah SAW bersabda: إنَّما سُمِّيَ شَعبانُ لأِنَّهُ يَتَشَعَّبُ فيهِ أرزاقُ المُؤمِنينَ “Sungguh, dinamakan (bulan) Syakban, lantaran di dalamnya rezeki orang-orang Mukmin yang…

Baca Selengkapnya...

Pentingnya Akal, Agama, dan Moralitas dalam Kehidupan Manusia

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam sebuah hadis yang disampaikan oleh Imam Husain as., terdapat lima hal yang diidentifikasi sebagai elemen-elemen penting yang harus dimiliki oleh setiap individu. Hadis ini menyoroti nilai-nilai yang menjadi landasan kehidupan yang bermakna dan bermanfaat bagi diri manusia serta masyarakat secara keseluruhan. Hadis tersebut berbunyi begini, قالَ الْحُسَيْنُ عليه السلام: خَمْسٌ مَنْ لَمْ…

Baca Selengkapnya...

Meluaskan Cakrawala Al-Qur’an: Peran Nabi dalam Pendidikan dan Pembelajaran Al-Qur’an (Bagian 2)

Pentingnya Konsistensi dan Kesepakatan dalam Membaca Al-Qur’an Dengan terus turunnya wahyu dan bertambahnya jumlah ayat serta kondisi belajar yang semakin memungkinkan, hafalan Al-Qur’an semakin meluas. Ketika ditanya siapa yang mengajarinya, setiap orang langsung menghubungkannya dengan Nabi Muhammad SAW. Mereka merasa bahwa membaca Al-Qur’an di depan Nabi adalah kehormatan, dan cara membacanya selalu terkait erat dengan…

Baca Selengkapnya...

Meluaskan Cakrawala Al-Qur’an: Peran Nabi dalam Pendidikan dan Pembelajaran Al-Qur’an (Bagian 1)

SHIAHINDONESIA.COM – Pengajaran Al-Qur’an merupakan salah satu aspek penting dalam memahami dan menyebarkan ajaran Ilahi. Nabi Muhammad SAW, sebagai utusan Allah, mempraktikkan metode pengajaran yang cermat dan inklusif, memastikan bahwa pesan Al-Qur’an tersampaikan dengan jelas kepada semua golongan, tanpa terkecuali. Dalam menjalankan tugasnya sebagai penyebar ajaran Ilahi, ia menganjurkan penggunaan metode-metode terbaik dalam membaca Al-Qur’an,…

Baca Selengkapnya...

Sifat-sifat Orang Syiah Menurut Riwayat Hadis

SHIAHINDONESIA.COM -Dalam kitab ‘Sifatu As-Syiah’, Syekh Shaduq mengutip sebuah hadis yang dianggap sahih dari Imam Musa Kadzim As, yang menegaskan sifat-sifat yang seharusnya dimiliki oleh orang-orang Syiah. Riwayat ini menjadi pedoman bagi pengikut Syiah untuk menegakkan ajaran dan kesetiaan terhadap Ahlul Bait, keturunan Nabi Muhammad Saw Hadis tersebut diriwayatkan sebagai berikut: حدثنا أبی رضی الله…

Baca Selengkapnya...
Back To Top