20-an dan Jalan Pulang: Hati itu Cepat Kotor, Jangan Remehkan Dosa Kecil!

Usia 20-an sering kali dianggap sebagai puncak masa muda, saat tubuh masih kuat, semangat masih penuh, dan dunia terasa begitu luas untuk dijelajahi. Kita berlari dengan langkah cepat, mengejar mimpi, mengejar status, mengejar pengakuan. Di balik semua itu, ada sesuatu yang sering terabaikan: hati. Ia adalah pusat segala rasa, tempat lahirnya niat, dan wadah bagi…

Baca Selengkapnya...

20-an dan Jalan Pulang: Kenali Dirimu, Sebelum Dunia Mendefinisikanmu

Ada satu fase dalam hidup manusia yang penuh warna, penuh kegelisahan, sekaligus penuh peluang: usia 20-an. Di fase ini, kita seperti berdiri di simpang jalan, dengan banyak rambu yang saling berlawanan. Dunia berkata, “Cepatlah sukses!”; media sosial berteriak, “Lihat, temanmu sudah sampai sini, kenapa kamu masih di sana?”; dan dalam hati kecil kita sendiri sering…

Baca Selengkapnya...

20-an dan Jalan Pulang: Waktu Muda, Jangan Sampai Habis Sebelum Kau Sadar.

Kalau aku bisa kembali dan duduk berhadapan dengan diriku sendiri di usia 20-an, mungkin aku akan menarik napas panjang lalu berkata: “Dengar baik-baik, masa mudamu itu terlalu berharga untuk dihabiskan begitu saja. Jangan tunggu sadar ketika semuanya sudah telat.” Karena begini, usia 20-an itu seperti jalan raya yang panjang dan sibuk. Ada lampu-lampu warna-warni, ada…

Baca Selengkapnya...

Dulu Iran Sendirian, Sekarang Dunia Ikut Teriak: Bebaskan Palestina!

SHIAHINDONESIA.COM – Sebelum dunia ramai-ramai dukung Palestina dan ngehantam Israel dengan demo, boikot, sampai trending topic, ada satu negara yang udah lebih dulu lantang ngomong: Iran. Nggak cuma ngomong doang, sejak Revolusi Islam tahun 1979, Imam Khomeini langsung ngegas dengan ngeresmikan yang namanya Hari Al-Quds Sedunia. Acaranya? Setiap Jumat terakhir di bulan Ramadan, orang-orang diajak…

Baca Selengkapnya...

Felix Siauw dan Bahaya Mengklaim Siapa Islam

SHIAHINDONESIA.COM – Entah sejak kapan seseorang bisa merasa menjadi penjaga gerbang surga, menentukan siapa yang layak disebut Muslim dan siapa yang tidak. Tapi itulah yang sedang terjadi di tengah kita. Ustaz Felix Siauw, seorang pendakwah yang dikenal luas lewat media sosial, kembali membuat gaduh publik dengan pernyataan absurd dan membingungkan: bahwa Iran bukan Islam, dan…

Baca Selengkapnya...

Felix Siauw dan Fatwa Arogan tentang Iran

SHIAHINDONESIA.COM -Baru-baru ini, pernyataan Ustaz Felix Siauw kembali menuai sorotan. Dalam komentarnya terkait konflik Iran-Israel, ia secara terbuka menyatakan bahwa “Iran bukan Islam” dan karena itu tidak termasuk dalam barisan umat. Sebuah pernyataan yang diucapkan dengan keyakinan tinggi, namun jika dikaji secara serius, justru mengandung problem serius dalam cara berpikir, landasan keilmuan, serta berpotensi memecah…

Baca Selengkapnya...

Menjadi Muslim yang Ikhlas: Jalan Tenang Menuju Ketulusan Hakiki

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam kehidupan seorang Muslim, ada banyak ibadah yang diajarkan: salat, puasa, zakat, haji, sedekah, menolong sesama, berkata baik, bahkan tersenyum pun bernilai ibadah. Namun, semua itu bisa kehilangan makna bila dilakukan tanpa satu hal yang esensial: ikhlas. Ikhlas bukan hanya kata; ia adalah napas yang menyucikan amal, jiwa yang menghidupkan niat, dan kunci…

Baca Selengkapnya...

Bersyukur atas Rezeki: Ketenangan Jiwa dan Jalan Meraih Rezeki Halal

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam dinamika kehidupan, setiap manusia pasti menghadapi fase naik dan turun dalam hal rezeki, terlebih berkaitan dengan uang. Ada masa di mana dompet terasa lapang, dan ada waktu ketika kebutuhan lebih besar dari kemampuan. Namun bagi seorang Muslim, keberadaan harta bukanlah semata-mata soal angka, melainkan tentang nilai dan keberkahan. Syukur dan semangat mencari…

Baca Selengkapnya...

Diam Bukan Berarti Pro-Israel!

SHIAHINDONESIA.COM – Palestina terbakar. Setiap hari kita disuguhi gambar anak-anak yang terpanggang hidup-hidup, ibu-ibu yang menggenggam jasad anaknya yang tak lagi bernyawa, bangunan yang runtuh tanpa sisa. Dunia melihat, dunia tahu, dunia bicara. Dan kita, para pemuda yang katanya peduli, ramai-ramai mengangkat suara. Saya melihat banyak pemuda dan pemudi yang lantang mendukung Palestina di media…

Baca Selengkapnya...
Back To Top