Tiga Hal Yang Sangat Dicintai Oleh Sayyidah Fathimah Az-Zahra As

SHIAHINDONESIA.COM – Puteri Rasulullah Saw. adalah pribadi yang mulia dan sempurna. Karenanya, tak heran jika yang keluar dari sikap dan perkataannya adalah hal-hal yang juga mulia. Oleh karenanya, dalam sebuah hadis ia pernah berkata demikian. قالَت فاطِمَةُ عليهاالسلام: حُبِّبَ اِلَىَّ مِنْ دُنْياكُمْ ثَلاثٌ: تِلاوَةُ كِتابِ اللّه ِ وَالنَّظَرُ فىوَجْهِ رَسُولِ اللّه ِ صلي الله عليه…

Baca Selengkapnya...

Doa Meredakan Demam dari Sayyidah Fathimah Az-Zahra As

SHIAHINDONESIA.COM -Ahlulbait as adalah para manusia suci yang telah Allah utus sebagai penjaga dan pemberi petunjuk bagi umat manusia. Diantara ajaran yang disampaikan oleh Ahlulbait as adalah doa untuk meredakkan demam. Doa tersebut diajarkan oleh Sayyidah Fathima Az-Zahra sa. Dalam kitab Muhaj ad-Da’awât Sayid Ibnu Thâwûs ra menukil sebuah hadis dari Salman al-Farisi. Di akhir-akhir…

Baca Selengkapnya...

Kebersihan Hati: Kunci Mencapai Puncak Kehidupan Qurani

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam perjalanan spiritual menuju puncak pemahaman Al-Qur’an, Allah menegaskan bahwa kunci utamanya adalah kebersihan hati. Firman-Nya menyatakan, “Sesungguhnya ini adalah Al-Quran yang mulia, dalam kitab yang tersembunyi. Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan” (QS. Al-Waqi’ah: 77-79). Kebersihan hati, sebagai landasan utama, memiliki dimensi batiniah yang dijelaskan dalam ayat lain: Sesungguhnya Allah bermaksud hendak…

Baca Selengkapnya...

Perspektif Unik Ibnu Arabi terhadap Lafaz Yasin dan Huruf Shad

SHIAHINDONESIA.COM – Meskipun kata “Yasin” menurut penafsiran umum adalah huruf-huruf yang terpotong, Ibnu Arabi memandangnya sebagai seruan yang lembut. Dalam tafsirnya, Ibnu Arabi menyatakan bahwa “Yasin” adalah seruan yang merendahkan, seperti halnya “Ya Aba Hur” diartikan sebagai “Wahai Abu Hurairah.” Oleh karena itu, Yasin adalah kata yang terbentuk dari huruf-huruf yang terhubung, bukan dari huruf-huruf…

Baca Selengkapnya...

Pendidikan Al-Quran: Abadi, Universal, dan Subyektif

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam memahami dan mengeksplorasi keberkahan Al-Quran, kita menemui dimensi yang mendalam dan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satu dimensi yang luar biasa penting adalah unsur pendidikan, yang terkandung dalam wahyu ilahi. Al-Quran, sebagai kitab suci umat Islam, membawa pesan pendidikan abadi yang diperankan oleh guru-guru ilahi, mulai dari Rasulullah Saw. hingga Ahlulbaitnya…

Baca Selengkapnya...

Al-Quran, Warisan Ilahi dan Peran Utama Rasulullah Saw

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam perjalanan spiritual, Al-Quran merupakan petunjuk suci yang diberikan Tuhan kepada Rasul-Nya, yang kemudian disampaikan kepada umat manusia. Mari kita telaah lebih lanjut konsep Iqra’ Ilahi (ajaran ilahi) dan bagaimana Al-Quran disampaikan, dipahami, dan dijelaskan oleh Rasulullah, Imam Ali, dan para Sahabat. 1. Iqra’ Ilahi: Pengajaran Langsung dari Tuhan Al-Quran dimulai dengan ayat…

Baca Selengkapnya...

Mengabaikan ‘Pangkat’ Demi Umat

SHIAHINDINESIA.COM- Suatu ketika Ayattullah Mirza Syirazi hadir di sebuah majelis, lalu seorang ulama tetiba datang ke majelis tersebut. Ayattullah Mirza Syirazi pun sangat menghormatinya, sehingga membuat para hadirin terheran-heran. Mereka pun bertanya-tanya siapakah orang tersebut, lalu Ayattullah Mirza menjawab pertanyaan mereka, “Di dalam diri ulama ini terdapat jiwa religius yang luar biasa.” Aku dan beliau…

Baca Selengkapnya...

Apakah Surga dan Neraka Sudah Ada?

SHIAHINDONESIA.COM – Di dalam perjalanan mendalam kita menuju pemahaman tentang Surga dan Neraka, seringkali kita menemui pertanyaan yang kompleks dan keraguan yang timbul. Tidak jarang, orang-orang meragukan keberadaan dan sifat dari surga dan neraka. Dalam konteks ini, Imam Ridho As dihadapkan pada pertanyaan krusial dari seorang penanya yang menyangsikan penciptaan surga dan neraka. Dalam jawabannya,…

Baca Selengkapnya...

Akibat Perbuatan Tanpa Pengetahuan

SHIAHINDONESIA.COM – Di dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw. pernah bersabda sebagai berikut. مَنْ عَـمِلَ عَلى غَـيْرِ عِـلْمٍ كانَ ما يُفْسِدُ اَكْثَرَ مِمّا يُصْلِحُ Rasulullah Saw. bersabda, “Sesiapa yang mengerjakan (sesuatu) tanpa didasari pengetahuan, maka yang rusak akan lebih banyak dari apa yang sedang diperbaiki.” (Biharul Anwar, jil. 74, hal. 150) Hadis ini mencerminkan pandangan Rasulullah…

Baca Selengkapnya...
Back To Top