SHIAHINDONESIA.COM – Mengenai kehidupan Imam Mahdi Afs. dan topik Mahdawiyah, terdapat beberapa pertanyaan dan keraguan yang tersebar luas, baik di kalangan orang yang meyakininya maupun yang ingkar kepadanya. Dalam artikel ini, kami ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: Usianya yang panjang dan filosofi kegaibannya.
Umur yang Panjang
Umur panjang Imam Mahdi adalah fakta yang pasti , yang tidak dapat disangkal dan tidak ada celah untuk meragukannya. Persoalan ini dapat dikaji dari dua sudut pandang.
1. Matrealisme
Para ahli biologi mengatakan: jika kelainan dan luka yang menimpa manusia dan memperpendek umurnya telah diperbaiki, maka ia akan berumur panjang. Di dalam tulisan ini akan disebutkan faktor-faktor yang membuat umur manusia menjadi panjang, seperti: nutrisi yang tepat, tidur yang cukup, ketenangan pikiran, faktor keturunan, mengurangi banyak makan, udara terbuka, udara yang dingin dan beku[.
Masing-masing telah dibuktikan dengan banyak penelitian di pusat-pusat penelitian dan dikatakan, bahwa dengan deretan faktor di atas, manusia dan makhluk hidup dapat tetap hidup selama ribuan tahun. Harold Merriman, presiden American Institute of Medical Research, percaya bahwa suhu 197 derajat di bawah nol dapat disebut kehidupan abadi.
Seorang ahli dari Inggris mengatakan: ketidakseimbangan cadangan zat besi, tembaga, magnesium, dan kalium serta dominasi salah satunya terhadap yang lain akan menyebabkan kematian,.
Oleh karena itu, para ilmuwan biologi telah melakukan upaya yang maksimal untuk melawan kematian, dan mereka mengatakan: kematian dapat dianggap sebagai penyakit dan penyakit ini tidak mengharuskan berakibat fatal.
Mereka mengatakan: Yang menyebabkan kematian saat ini adalah berbagai jenis penyakit, yang sejauh ini telah berhasil diidentifikasi oleh para dokter dan ahli biologi sebanyak 45.000 jenis dan mereka sedang berusaha untuk mencari obatnya.
Eksperimen berulang yang dilakukan Alexis Carle pada Januari 1912 telah terbukti bahwa jika makanan yang diperlukan dan seluruh kebutuhan makhluk hidup tercapai, maka perjalanan waktu tidak akan menimbulkan efek penuaan sedikit pun pada manusia.
Sekelompok ahli biologi dengan upaya yang dilakukan siang dan malam telah menyiapkan buku-buku berharga dan telah menyajikan diskusi di bidang pencapaian umur panjang, yang kami sebutkan beberapa contoh dari karya-karya tersebut, pertama buku yang berjudul Harapan untuk Kehidupan Baru karya rofesor Shabash French. Kedua, buku dengan judul Keabadian karya Tatan Darnik. Ketiga, Pengetahuan tentang Memperpanjang Usia, Gofland Rusia.
2. Pengikut Agama Langit
A) Kaum Muslimin
Umat Muslim, baik Syiah maupun Sunni, telah mengungkapkan isu-isu usia umur panjang bersasarkan al-Quran, riwayat serta bukti sejarah.
Al-Qur’an: Ada ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang menceritakan tentang umur panjang pada bangsa-bangsa sebelumnya; Seperti ayat yang berbunyi: “Kami jadikan mereka dan bapak-bapak mereka menikmati harta duniawi agar mereka bisa menikmati umur yang panjang” (QS. Anbiya’: 44)
Di redaksi lain, Al-Qur’an tidak hanya menginformasikan tentang umur panjang tetapi juga tentang kemungkinan hidup yang kekal; di mana Allah berfirman,
“Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah, maka dia akan tetap berada di dalam perut ikan sampai hari kiamat..” [QS. As-Saffat: 143-144]
Di surah lain, Allah berfirman,
“Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.” (QS. Al-‘Ankabut: 14)
Yang jelas, menurut sebuah hadis, umur Nabi Nuh adalah 2500 tahun, 950 tahun diantaranya beliau gunakan untuk mendakwahkan bangsanya.
Riwayat: Menanggapi kelompok yang keberatan dengan kedamaian Imam Hassan, beliau merujuk pada kisah Nabi Khidir dan Nabi Musa, kemudian beliau berbicara tentang kepemimpinan, kegaiban dan umur panjang Imam Mahdi Afs.
“Dia adalah anak (keturunan) kesembilan dari saudara laki-lakiku Hussain As. dan putra dari budak perempuan terbaik. Tuhan telah menempatkan hidupnya dalam keghaiban yang lama”.
Di dalam sebuah hadis yang menurut saudara Sunni, Nabi Idris juga masih hidup dan berada di surga. Selain hadis, mereka juga merujuk pada ayat al-Quran “Kami angkat dia ke tempat yang sangat tinggi”.
Banyak hadis lain, baik dari kalangan Syiah maupun Sunni yang menunjukkan bahwa Dajjal pernah hidup pada zaman Rasulullah Saw. dan akan tetap hidup sampai munculnya Imam Mahdi dan akan dibunuh di tangan Sang Imam Afs.
B) Sejarah Umat Manusia: Sepanjang sejarah, banyak sekali orang yang berumur panjang, misalnya: Luqman Hakim 3500 tahun; Dahhak kedua selama 1000 tahun; Rayan, ayah tercinta Mesir, 1700 tahun. Ada orang-orang di era sekarang yang berumur panjang: Seyyed Ali Kotahi 185 tahun; Syekh Ali bin Abdullah, mantan penguasa Qatar selama 150 tahun; Abbas Taheri 131 tahun.
Bersambung…
Untuk membaca lanjutan artikel ini, silakan klik link ini.




