SHIAHINDONESIA.COM – Sayyid Hasan Nasrullah, pemimpin tertinggi Hizbullah, telah menjadi simbol perlawanan yang tak tergoyahkan terhadap ketidakadilan, terutama dalam membela Palestina dan menghadapi Israel. Diakui oleh berbagai ulama dan tokoh dunia, beliau dianggap sebagai teladan kepemimpinan yang luar biasa, yang menyatukan umat Islam dalam satu barisan perlawanan.
1. Ayatullah Ali Khamenei: “Benteng Perlawanan yang Kuat”
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, berulang kali menyampaikan kekaguman terhadap Sayyid Hasan Nasrullah. Ayatullah Khamenei menggambarkan Sayyid Hasan Nasrullah sebagai “benteng perlawanan yang kokoh,” sosok yang tidak gentar meskipun menghadapi ancaman dan tantangan besar dari musuh. Bagi Ayatullah Ali Khamenei, Sayyid Hasan Nasrullah adalah contoh pemimpin yang siap mengorbankan segalanya demi membela umat Islam dan menegakkan keadilan. Di bawah komandonya, Hizbullah telah memberikan harapan baru bagi perlawanan Islam di Timur Tengah, terutama dalam menentang dominasi Israel.
2. Sheikh Yusuf al-Qaradawi: “Pemimpin yang Dihormati”
Sheikh Yusuf al-Qaradawi, ulama Sunni terkemuka, mengakui peran penting Sayyid Hasan Nasrullah dalam membela Palestina. Meskipun berasal dari mazhab yang berbeda, Qaradawi memuji Sayyid Hasan Nasrullah sebagai seorang “pemimpin yang telah membawa harapan baru bagi rakyat Palestina dan umat Islam,” serta menjadi simbol persatuan di tengah perpecahan dunia Islam. Qaradawi melihat Sayyid Hasan Nasrullah sebagai figur yang memperjuangkan keadilan di atas segala perbedaan mazhab.
3. Nelson Mandela: Inspirasi Perlawanan Melawan Penindasan
Nelson Mandela, pejuang anti-apartheid di Afrika Selatan, mungkin tidak menyebut langsung nama Sayyid Hasan Nasrullah, tetapi prinsip-prinsip perjuangan Mandela sangat selaras dengan semangat Sayyid Hasan Nasrullah. Mandela sering berbicara tentang pentingnya perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan dan penindasan, serta menghormati semua pemimpin yang memperjuangkan kebebasan di seluruh dunia. Bagi banyak pengamat, Sayyid Hasan Nasrullah adalah manifestasi dari semangat Mandela dalam konteks perlawanan Islam terhadap penjajahan Israel di Palestina.
4. Sayyid Ali Sistani: “Pemimpin Berkarisma dan Pengorbanan”
Sayyid Ali Sistani, ulama terkemuka dari Irak, memandang Sayyid Hasan Nasrullah sebagai pemimpin dengan karisma yang luar biasa. Sayyid Ali Sistani berulang kali memuji keberanian dan pengorbanan Sayyid Hasan Nasrullah, khususnya dalam memimpin perlawanan melawan Israel. Menurut Sayyid Ali Sistani, perjuangan Sayyid Hasan Nasrullah adalah jihad hakiki yang menginspirasi umat Islam untuk melawan segala bentuk penindasan.
5. Hugo Chávez: “Pahlawan Perlawanan”
Hugo Chávez, mantan presiden Venezuela, dikenal karena posisinya yang tegas menentang imperialisme Barat. Chávez pernah menyebut Sayyid Hasan Nasrullah sebagai “pahlawan perlawanan” yang telah menginspirasi banyak rakyat tertindas, tidak hanya di Timur Tengah tetapi juga di seluruh dunia. Bagi Hugo Chávez, Sayyid Hasan Nasrullah adalah simbol perlawanan yang menolak tunduk pada kekuatan adidaya, dan sosok yang telah mengajarkan dunia untuk tidak takut melawan penindasan.
6. Sheikh Isa Qassim: “Penjaga Kehormatan Umat Islam”
Ulama terkemuka Bahrain, Sheikh Isa Qassim, memberikan penghormatan kepada Sayyid Hasan Nasrullah sebagai “penjaga kehormatan umat Islam.” Beliau memuji keteguhan Sayyid Hasan Nasrullah, yang tidak hanya dalam memimpin perjuangan bersenjata, tetapi juga dalam membela hak-hak rakyat tertindas. Bagi Sheikh Isa, Sayyid Hasan Nasrullah telah membangkitkan kesadaran baru di kalangan pemuda Muslim untuk memperjuangkan keadilan dan menolak ketidakadilan.
Salah satu kutipan terkenal dari Sayyid Hasan Nasrullah yang menggambarkan semangat perlawanan tanpa kompromi adalah:
“ما أخذ بالقوة لا يسترد إلا بالقوة”
“Apa yang diambil dengan kekuatan hanya bisa direbut kembali dengan kekuatan.”
Ungkapan ini menegaskan keyakinannya bahwa hak-hak yang dirampas hanya bisa dikembalikan melalui perlawanan yang gigih. Kutipan ini menjadi simbol perjuangan Hizbullah dan menjadi inspirasi bagi banyak pejuang yang mendambakan kebebasan di seluruh dunia.
Sosok Sayyid Hasan Nasrullah tidak hanya diakui oleh para ulama Syiah, tetapi juga oleh banyak tokoh dunia dari berbagai latar belakang. Kepemimpinannya dalam menghadapi musuh-musuh Islam dan membela Palestina telah meninggalkan warisan yang abadi. Perjuangannya melawan tirani, yang didasari oleh prinsip Islam, telah menjadikannya simbol perlawanan yang hidup di hati umat Muslim di seluruh dunia.
Kata-kata beliau yang tegas dan perlawanan yang tanpa kompromi akan terus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang yang memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan umat.






