Meski Dihujat, Tak Menyurutkan Pesepak Bola Ini Memeluk Mazhab Syiah

SHIAHINDONESIA.COM – Pada tulisan perdana di dalam rubrik Menemukan Syiah, kami akan menyuguhkan kisah pendek seorang pesepak bola profesional asal Maroko yang mendorong dirinya mempelajari mazhab Syiah dan memantapkan hatinya untuk memeluk mazhab ini, meski banyak cobaan berupa hujatan yang datang bertubi-tubi menyerangnya.

Ridho Riyahi merupakan seorang pemain bola. Ia lahir pada 23 Oktober di kota Jadid, Maroko. Setelah menamatkan jenjang SMA, ia bergabung dengan klub bola lokal, klub Ad-Difa’ Al-Hasani Al-Jadid.

Seiring dengan bergulirnya waktu, kepiawaiannya memainkan si kulit bundar mulai terlihat dan memikat mata yang menyaksikannya. Lalu, ia pun direkrut oleh tim-tim profesional yang beragam. Hingga pada akhirnya, pada 1998 diundang oleh timnas Maroko dan bermain di piala dunia di tahun yang sama.

Di penghujung tahun 2010, ia ‘gantung sepatu’ alias pensiun dari dunia sepakbola. Dengan banyaknya diskriminasi terhadap Mazhab Syiah kalah itu oleh kerajaan Maroko, membuatnya mempelajari Mazhab Syiah dan mengetuk pintu hatinya untuk berpindah Mazhab dari Mazhab Maliki ke Mazhab Syiah.

Awal mula ia memantapkan diri menjadikan Mazhab Syiah sebagai muara terakhir keyakinannya, ketika ia bermain untuk tim-tim di sekitaran negara-negara khalej-je fars. Selang satu dasawarsa ia memeluk Syiah, tak sedikit narasi media yang memojokkan dia sebagai orang Syiah.

Sumber: al-mostabserin.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top