SHIAHINDONESIA.COM – Syekh Mufid Ra. menceritakan di dalam kitabnya tentang percakapan seseorang dengan Imam Jawad As.
Pada suatu hari, Imam Jawad As ditanya oleh salah seorang sahabatnya, “Kenapa kebanyakan manusia takut mati dan memandang kematian sebagai sesuatu yang sangat menakutkan?”
“Karena mereka tidak mengetahui hakikat kematian, sehingga membuat mereka ketakutan. Bagi orang yang tahu hakikat dari kematian, dan mereka memiliki hubungan yang dekat dengan Allah Swt., Rasulullah dan para imam Maksum, maka mereka melihat kematian dengan kacamata kebahagiaan, dan mereka memahami bahwa alam akhirat memiliki tahapan yang lebih baik daripada dunia yang fana,” jawab Imam Jawad.
Lalu imam melanjutkan, “Tahukah kamu, kenapa anak-anak kecil dan orang gila takut untuk mengonsumsi sebagian besar obat-obatan? Di mana, sejatinya obat memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh mereka, yang dapat menghilangkan penyakit dan rasa khawatir dari diri mereka? Sebab, mereka (anak-anak kecil dan orang gila) tidak mengetahui kalau-kalau obat-obat itu adalah penolong (kesehatan mereka).”
Dia juga berkata, “Demi Allah, dan kebenaran Nabi Muhammad Saw serta keluarganya. Jika seseorang mengetahui hakikat kematian, maka sikap dan perilakunya tidak menyepelekannya. Bagi mereka, kematian adalah obat terbaik dan menjadi penolong. Kematian bagi mereka adalah penjamin kebahagiaan di alam akhirat yang abadi. Dan di alam keabadian itulah mereka akan merasakan kenikmatan dari Allah Swt.
Imam Jawad berkata, ” Kemuliaan seorang mukmin ada pada keserbacukupan dan tidak tamak terhadap harta dan kehidupan orang lain.”
Sumber: Ikhtisash Syekh Mufid, hal. 55.
