SHIAHINDONESIA.COM – Zamahksyari berkata, “Huruf muqattaah yang berjumlah 14 (setengah dari huruf Hijaiyah) sebagiannya memiliki sifat-sifat huruf (dalam ilmu tajwid). Sebagian pertama berasal dari huruf mahmusah (مهموسه): ص – ك -ه-س -ح dan sebagian yang lain berasal dari huruf majhurah (مجهوره): ا- ل-م-ر-ك-ه-ع-س-ح-ق-ى-ن
Dan sebagiannya lagi memiliki sifat musta’liyah (مستعليه): ق-ص-ط .
Dan sebagian yang lain lagi memiliki sifat munhafidhah (منخفضة): أ-ل-م-ر-ك-ه-ى-ع-س-ح-ن
Sisanya memiliki sifat qal-qalah (قليله): ق-ط
Kemudian ia berkata, “Betapa agungnya Allah, di mana hikmahnya ada di setiap sesuatu.”
Sebagian orang berkata, “Dari satu sisi, terdapat huruf Hijaiyah, sehingga Allah hendak berkata kepada orang-orang Arab, ‘Jika kalian jujur, kalau ini adalah perkataan manusia, yang tersusun dari deretan huruf ini, maka kalian hendaknya bisa menambahkan huruf yang lain lagi.” Perkataan barusan dinukil oleh Abu Bakr Baklani, lalu ia berkata, “Huruf ini dibawa secara beragam: kaf, nun, dan datang tak lebih dari satu kali.”
Huruf A’in, Ya’ Ha’ dan Qhaf datang sebanyak dua kali. Huruf Shad tiga kali, huruf Tha’ empat kali. Huruf Shin lima kali. Huruf Ra’ enam kali, Huruf Ha’ tujuh kali huruf Alif dan Lam‘ tiga belas kali, huruf Mim tujuh belas kali. Lalu Zarkasyi menambahkan, “Salah satu dari rahasia-rahasia yang terperinci dari huruf ini (muqattaah) adalah bahwa setiap surah, huruf-hurufnya didominasi oleh huruf yang muncul di awal-awal surah.”
Contoh seperti yang ada di dalam surah ‘Qhaf’ bahwa surah I ni, huruf-hurufnya didominasi oleh huruf Qaf, seperti Qaul, Qurb, Talaqqi, Raqiib, Saabiq, Qarin, Taqaddum, Qalb, Qarn, Qatl, Rizq dan sebagainya. Ini semua ada poin tersembunyi di balik huruf-huruf ini.
Poin lain yang ada di balik huruf-huruf ini adalah bahwa maksud yang di dalam surah ini (Qhaf) adalah adanya kesesuaian dengan surah Shad, seperti kata siddat, jahr, qalqalah, infitah, di mana di salam surah Shad mencakup pada permusuhan, yaitu permusuhan kaum kafir kepada Nabi Saw.
Jalaludin Shuyuti berkata, “Setiap surah yang dimulai dengan satu atau beberapa huruf dari huruf muqattaah, kebanyakan huruf-hurufnya terdiri dari huruf-huruf tersebut (yang berjumlah 14). Oleh karenanya, setiap surah yang dimulai dengan salah satu dari huruf muaqattaah, maka huruf tersebut adalah menjadi pondasi untuk huruf itu.
Jika huruf Qaf menempati tempatnya huruf Nun, atau sebaliknya, maka keduanya tidak bisa dijadikan sebagai dasar satu sama lain. Contoh, Surah Qhaf, maka kebanyakan dari kata dan kalimat dari surah tersebut tersusun dari huruf Qhaf.
Begitu pun dengan surah Yunus, yang dimulai dengan huruf Ra’, maka lebih dari 200 kata yang awalannya dimulai dengan huruf Shad. Di dalam surah A’raf, di mana huruf Shad ditambahkan kepada Alif, Lam, Mim, maka inilah sebabnya surah ini dipenuhi oleh huruf Shad.”
Bersambung….
