Memahami Huruf ‘Muaqattaah’ dalam Al-Quran (Bagian 2)

SHIAHINDONESIA.COM – Iya, jika maksud dari tertutupnya jalan untuk memahami Al-Qur’an dimaksudkan kepada orang-orang yang berilmu, hal itu tak mencakup kepada para wali Allah yang ikhlas, maka pandangannya akan berubah. Dan pendapat kedua dapat kita lihat di bawah ini.

2. Huruf muqattaah adalah sekumpulan kode antara Allah dan Rasul-Nya. Di mana, selain dari pada para wali Allah, tak ada seorang pun yang dapat memahaminya (huruf muqattaah).

Allah berfirman, “Tidaklah menyentuhnya (Al-Qur’an), kecuali hanya orang-orang yang suci.”

Orqng-orang bijak berkata, “Berbicara dengan menggunakan kode dan isyarat adalah ciri orang-orang besar, di mana itu termasuk metode dan cara orang-orang yang sangat dekat (satu sama lain).  Di antara seorang pecinta dan orang-orang yang dicintai terdapat sebuah ‘kode’.”

Sayyid Ridha Ad-Din bin Thawus menulis di dalam sebuah kitab yang berjudul Haqaiq At-Tafsir, sebagai berikut,

Bahwa suatu hari Imam Ja’far Shadiq berkata,

“Huruf Alif, Lam, Mim merupakan sebuah isyarat antara Allah dan Rasul-Nya, di mana orang selain dia (Rasulullah dan Allah) tak akan mengetahuinya. Dari sisi lahiriah, huruf muqattaah adalah huruf, di mana huruf-huruf itu jauh dari pemahaman orang-orang asing (manusia biasa). Dan hanya bersifat jelas bagi kekasih Allah Swt.”

Allamah Balaghi berkata, “Bukan suatu hal yang mengherankan, bahwa di dalam Al-Qur’an terdapat sebuah percakapan yang berbentuk kode-kode dan isyarat yang memiliki rahasia khusus, yang hanya dipahami oleh Rasulullah Saw. dan orang-orang yang diamanahi menerima wahyu.

Ibn Babawaih (Abu Ja’far Shaduq) berkata, “Sebab lain dari dikirimkannya potongan awal dari surah Al-Qur’an menjadi huruf muqattaah adalah bahwa untuk mengetahuinya hanya diperuntukkan kepada orang-orang yang Maksum dan suci. Dengan perantara mereka, dalil-dalil ditegakkan, dan mukjizat pun tampak di tangan mereka. (Mereka di beri mukjizat oleh Allah Swt).

Jika untuk mengetahui makna dari huruf-huruf muqattaah adalah perihal yang mudah,  maka undang-undang yang ada bertentangan dengan hikmah (kebijakan) Allah dan akan menimbulkan kerusakan. Sebagian besar para ulama berpendapat demikian, bahwa huruf muqattaah adalah sebuah kode dan isyarat, di mana selain dari pada wali-wali Allah (Rasulullah dan Para Imam Maksum), tak ada jalan untuk mengetahui maknanya.

Di tengah-tengah kaum Arab juga terdapat metode seperti ini, di mana mereka berkomunikasi dengan menggunakan kode-kode dan isyarat.

3. Huruf-huruf muqattaah adalah huruf yang murni berdiri sendiri, dengan keistimewaan nada pelafalan yang dimilikinya,  tak ada sesuatu apapun yang terkandung di dalamnya, kecuali hanya deretan huruf: tidak memiliki kode dan isyarat, tidak pula memiliki manfaat, kecuali hanyalah nada pelafalan saja. Iya, bahwa hikmah di balik deretan huruf ini, di awal-awal surah tidak lebih dari sebuah lafaz dan suara pelafalannya.

Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top