Kisah Ayatullah Borojourdi Bertawasul kepada Sayyidah Fathimah Maksumah As

SHIAHINDONESIA.COM – Sepeninggal Ayatullah Syekh Abdul Karim Haeri Yazdi, pendiri hauzah ilmiah (baca: pesantren) Qom pada tahun 1315 H, tanggung jawab administrasi hauzah ilmiah pun diserahkan kepada tiga ulama besar  zaman itu. Ketiga ulana itu adalah Sayyid Mohammad Taqi Khansari, Sayyid Mohammad Hojjat Koh Kamrei dan Sayyid Sadruddin Sadr ditempatkan dan ketiga ulama agung ini…

Baca Selengkapnya...

Bagaimana Prinsip Kepemimpinan (Imamah) Dipahami oleh Umat Islam Sunni? – Bagian 2 –

Mari kita perhatikan dan telaah pernyataan-pernyataan ulama-ulama Sunni (Semoga Allah merahmati mereka) di atas: Pertama: Pendekatan para pendukung pernyataan-pernyataan ini dalam masalah ini adalah pendekatan yang percaya pada keabsahan kepemimpinan para khalifah. Mereka mendukung pandangan mereka dengan keyakinan bahwa kepemimpinan bisa dicapai oleh satu atau dua orang, atau melalui persetujuan yang dapat dihadiri oleh beberapa…

Baca Selengkapnya...

Bagaimana Prinsip Kepemimpinan (Imamah) Dipahami oleh Umat Islam Sunni? – Bagian 1 –

Imamah menurut Ahlul Sunnah (Orang-orang Sunni) lebih mirip dengan kebijakan temporal yang dipimpin oleh pemimpin sekuler yang memiliki kualifikasi yang sesuai. Pengangkatan seorang Imam diputuskan oleh umat itu sendiri, bukan oleh Allah atau Rasul-Nya. Mereka berbeda pendapat tentang syarat-syarat pemilihan Imam, berikut beberapa pendapat: 1. Al-Isfara’ini (344-406 H) dalam bukunya tentang hukuman mengatakan, “Imamah dapat…

Baca Selengkapnya...
Back To Top