Sayyid Khu’i Menjawab Syubhat tentang Tahrif al-Quran

SHIAHINDONESIA.COM – Dari sudut pandang ulama Syiah, tidak ada tahrif (penyimpangan/pengurangan-penambahan ayat) di dalam al-Quran. Dan tidak ada kemungkinan tahrif di dalam al-Quran. Namun, bagi sebagian orang yang mengklaim adanya tahrif di dalam al-Quran, mereka berusaha mencari celah dan merencanakan bahwa di dalam al-Quran terdapat sebuah tahrif. Oleh karena itu, berpijak pada rencana ini, bahwa…

Baca Selengkapnya...

Benarkah Al-Quran Telah Diubah? Perspektif Syiah dan Sunni Membongkar Fakta!

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam penelitian mendalam tentang Al-Quran, terdapat klaim yang beredar mengenai kemungkinan adanya perubahan dalam teks suci tersebut. Namun, perspektif dari mazhab Syiah dan Sunni menarik perhatian, karena keduanya bersatu dalam menyatakan bahwa Al-Quran tetap utuh dan tidak mengalami perubahan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Artikel ini akan menguraikan sebuah pertanyaan mengenai hal itu…

Baca Selengkapnya...

Inilah Fatwa Syekh Syaltut Tetang Mazhab Syiah

Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Fatwa ini diterbitkan pada tanggal 17 Rabiul Awwal 1387 dari kantor Syekh Al-Azhar. Shiahindonesia.com – Dikatakan kepada yang Mulia (Syekh Syaltut), bahwa sebagian orang berpendapat bahwa agar seorang Muslim dapat menjalankan ibadah dan berperilaku dengan benar, maka ia perlu mengikuti salah satu dari empat mazhab…

Baca Selengkapnya...

Mengenal Surah al-Baqarah

SHIAHINDONESIA.COM – Surah Al-Baqarah adalah surah kedua dalam Al-Quran, dan juga merupakan surah terpanjang dalam kitab suci Islam. Surah ini memiliki 286 ayat yang mencakup beragam topik dan ajaran yang sangat penting bagi umat Islam. Nama “Al-Baqarah” sendiri berarti “sapi betina” dalam bahasa Arab, mengacu pada kisah sapi betina yang disebutkan dalam surah ini. Namun,…

Baca Selengkapnya...

Risalah Amman, Ingatkan Kita Pentingnya Persatuan Umat Islam

SHIAHINDONESIA.COM – Risalah Amman bermula dari pernyataan rinci yang dikeluarkan oleh Yang Mulia Raja Abdullah II Ibnu Al-Husein, pada malam hari, 27 Ramadhan 1425 H/9 November 2004 M, di Amman, Yordania. Tujuannya adalah untuk mengumumkan secara terbuka kebenaran Islam dan apa itu Islam yang sebenarnya, dan untuk memurnikan apa yang melekat pada Islam dari apa…

Baca Selengkapnya...

Memahami Esensi Jalan yang Lurus dalam Al-Quran

SHIAHINDONESIA.COM – Makna dari “jalan yang lurus” atau الصراط المستقيم adalah berada pada jalur kebenaran dan kesempurnaan, berlawanan dengan “jalan yang berbelok”. Jalan yang berbelok adalah jalur yang tak konsisten, berliku-liku, dan kerap berubah-ubah, sementara “jalan yang lurus” adalah jalur yang tidak terkontaminasi oleh keraguan dan penyimpangan. Dalam perspektif Al-Quran, “jalan yang lurus” mewakili “agama…

Baca Selengkapnya...

Memahami Istilah Makiyah dan Madaniyah dalam Al-Quran

SHIAHINDONESIA.COM – Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan istilah “Makiyah” dan “Madaniyah“? Jawab: Ada tiga pengertian yang berbeda untuk istilah “Makiyah” dan “Madaniyah“: Penting untuk dicatat bahwa ada perbedaan pendapat dalam mengidentifikasi apakah sebuah ayat atau surah adalah Makiyah atau Madaniyah. Cara satu orang menafsirkan istilah ini mungkin berbeda dengan orang lain, dan banyak yang cenderung…

Baca Selengkapnya...

Hal Penting yang Perlu Dilakukan Sebelum Bicara

SHIAHINDONESIA.COM – Seseorang yang memandang penting untuk berpikir sebelum bertindak, dan memilah-milah kata sebelum berbicara dan menghakimi adalah tanda orang berakal. Layaknya seorang penjahit, sebelum membuat pakaian, maka ia akan mengukur ukuran tubuh seseorang (yang memesan pakaian), lalu ia akan memotong kain tersebut untuk kemudian masuk ke proses penjahitan. Keputusan-keputusan dalam hidup kita, tak lebih…

Baca Selengkapnya...

Mengungkap Makna di Balik Ayat “Orang-orang Kafir” dalam Al-Quran

SHIAHINDONESIA.COM – Allamah Thaba’thobai’, (Semoga Allah merahmatinya), memberikan pendapat mengenai potongan ayat, “إن الذين كفروا” (orang-orang yang kafir), dalamm Al-Quran di mana mereka adalah orang-orang yang telah meneguhkan kekafiran dalam hati mereka. Di dalam Al-Quran, ada ayat yang berbicara tentang “orang-orang yang kafir.” Ayat ini menggambarkan bagaimana hati mereka telah menjadi keras akibat penolakan berulang….

Baca Selengkapnya...

Jawab Syubhat: Benarkah Mazhab Syiah Tak Punya Hubungan dengan Ahlulbait Nabi Saw?

Syubhat: SHIAHINDONESIA.COM – Kelompok wahabi mengklaim, bahwa mazhab Syiah bukanlah mazhab yang mengikuti ajaran Ahlulbait Nabi, bahkan mereka mengklaim kalau mazhab Syiah dan Ahlulbait Nabi sama sekali tak memiliki hubungan. Benarkah demikian? Jawab: Mazhab Syiah pada hakikatnya adalah mazhab Ahlulbait itu sendiri. Sebuah mazhab di tengah mazhab-mazhab Islam yang berkiblat pada al-Quran dan Ahlulbait. Mazhab…

Baca Selengkapnya...
Back To Top
Exit mobile version