Tanya Fiqih: Hukum Seputar Puasa (bagian 2)

SHIAHINDONESIA.COM – Pertanyaan: Kapan boleh bagi seorang yang sakit untuk berbuka? Jawaban: Pertanyaan: Apakah boleh bagi orang yang sedang berpuasa menggunakan tetes hidung? Jawaban: Boleh, jika yakin bahwa tetes hidung tidak mencapai tenggorokan. Pertanyaan: Apakah boleh bagi orang yang sedang berpuasa menggunakan tetes mata? Jawaban: Tidak masalah bagi orang yang sedang berpuasa menggunakan tetes mata,…

Baca Selengkapnya...

Tanya Fiqih: Hukum Seputar Puasa (bagian 1)

SHIAHINDONESIA.COM – Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah penting dalam agama Islam yang dilakukan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Ibadah ini dilakukan selama bulan Ramadan, bulan kesembilan dalam kalender Islam yang dianggap sebagai bulan yang penuh berkah dan kemurahan. Puasa Ramadan memiliki makna yang mendalam bagi umat Islam, karena di dalamnya terkandung nilai-nilai spiritual,…

Baca Selengkapnya...

Tanya Fiqih: Menyelami Makna Pentingnya ‘Qawa’id’ dalam Islam

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam ajaran Islam, konsep “qawa’id” atau prinsip-prinsip merupakan pondasi yang sangat penting. Kata “qawa’id” sendiri berasal dari akar kata “qa’ada”, yang berarti stabil dan kokoh. Ini tercermin dalam ayat Al-Qur’an yang menyebutkan Ibrahim yang mendirikan pondasi Ka’bah dengan teguh, serta dalam ayat yang menyebutkan Allah yang mendirikan bangunan mereka dari pondasi yang kokoh….

Baca Selengkapnya...

Tanya Fiqih: Menggali Makna Salat Berjamaah

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam rutinitas sehari-hari yang terkadang begitu padat, kita sering kali terjebak dalam kehidupan yang dipenuhi dengan kesibukan dan kegelisahan. Namun, di tengah-tengah kegaduhan itu, ada sebuah kegiatan yang menawarkan ketenangan dan kehadiran yang membebaskan pikiran dari kecemasan dunia: salat berjamaah. Tidak hanya sekadar serangkaian gerakan fisik, salat berjamaah adalah perjalanan spiritual yang mendalam,…

Baca Selengkapnya...

Tanya Aqidah: Mengapa Ada yang Dapat Diselamatkan melalui Syafaat, Sedangkan yang Lain Tidak?

SHIAHINDONESIA.COM – Pertanyaan tentang kenapa beberapa orang dapat diselamatkan melalui syafaat, sementara yang lain tidak, sering kali memicu refleksi mendalam tentang konsep keadilan dalam pandangan ilahi. Fenomena ini menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut, karena menggambarkan dinamika kompleks dalam keyakinan agama. Mari kita telaah lebih dalam fenomena ini, memperoleh wawasan yang lebih jelas tentang bagaimana syafaat…

Baca Selengkapnya...

Jejak Ibrahim: Memahami Perjalanan dari Keraguan hingga Keyakinan

SHIAHINDONESIA.COM – Salah satu peristiwa migrasi yang paling penting dalam sejarah adalah perjalanan Ibrahim, yang lebih dikenal sebagai Ibrahim al-Khalil (Ibrahim Sang Sahabat), yang merupakan tokoh utama dalam tiga agama besar: Islam, Kristen, dan Yahudi. Perjalanan epik ini membawa Ibrahim dari tanah kelahirannya di Ur di antara sungai Eufrat dan Tigris ke tanah Kanaan, yang…

Baca Selengkapnya...

Kenapa Surah Al-Fatihah Selalu Dibaca di Dalam Salat Kita?

SHIAIHINDONESIA.COM – Imam Ridho dalam menjawab sebuah pertanyaan dari seseorang tentang bacaan surah Al-Fatihah di dalam salat, ia menjawab demikian. “Karena, tak ada satu pun di dalam Al-Quran dan ucapan yang di dalamnya berkumpul kebaikan-kebaikan dan hikmah, kecuali berkumpul di dalam surah Al-fatihah.” Di dalam penjelasan materi ini, dapat dikatakan bahwa surah Al-fatihah, di antara…

Baca Selengkapnya...

Kenapa Al-Quran Memiliki Makna Lahir dan Batin? (Bagian 3)

SHIAHINDONESIA.COM – Al-Qur’an dengan segenap keagungan dan kemampuan serta kedudukannya, dibungkus dengan deretan huruf dan lafaz serta kalimat-kalimat. Hal ini tak lain adalah kecintaan Allah kepada para manusia, dan melalui kelemahlembutan (kedekatan mereka dengan Al-Qur’an) mereka, maka pemahaman mereka (pada Al-Qur’an) akan semakin dekat. Seolah Allah mendekatkan Al-Qur’an dengan mereka. Allah sedikit menurunkan kedudukannya untuk…

Baca Selengkapnya...

Kenapa Al-Quran Memiliki Makna Lahir dan Batin? (Bagian 2)

SHIAHINDONESIA.COM – Bahkan, ilmu yang sempurna (untuk memahami) makna lahir dan batin Al-Qur’an hanya dikhususkan kepada para Imam Ahlulbait As, yang pada hakikatnya mereka adalah orang-orang yang menjadi lawan bicara Al-Qur’an “Sungguh, hanya orang-orang yang menjadi lawan bicaranya yang mengetahui isinya (Al-Qur’an). Karena, sesuai dengan hadis tsaqalain, bahwa pusaka lain (pasangan dari Ahlulbait) adalah Al-Qur’an….

Baca Selengkapnya...

Kenapa Al-Quran Memiliki Makna Lahir dan Batin? (Bagian 1)

SHIAHINDONESIA.COM – Bagaimana mungkin bahasa Al-Qur’an memiliki makna lahiriah dan batiniah? Bagaimana mungkin Al-Qur’an yang turun untuk manusia dengan pemahamannya dapat berpindah makna menjadi tujuh makna batiniah? Apa yang dimaksud hubungan makna lahiriah dan batiniah di dalam Al-Quran? Mungkin muncul sebuah kritikan terkait Al-Qur’an yang berbunyi sebagai berikut. Al-Quran turun dengan bahasa manusia dan turun…

Baca Selengkapnya...
Back To Top
Exit mobile version