Perspektif Unik Ibnu Arabi terhadap Lafaz Yasin dan Huruf Shad

SHIAHINDONESIA.COM – Meskipun kata “Yasin” menurut penafsiran umum adalah huruf-huruf yang terpotong, Ibnu Arabi memandangnya sebagai seruan yang lembut. Dalam tafsirnya, Ibnu Arabi menyatakan bahwa “Yasin” adalah seruan yang merendahkan, seperti halnya “Ya Aba Hur” diartikan sebagai “Wahai Abu Hurairah.” Oleh karena itu, Yasin adalah kata yang terbentuk dari huruf-huruf yang terhubung, bukan dari huruf-huruf…

Baca Selengkapnya...

Pendidikan Al-Quran: Abadi, Universal, dan Subyektif

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam memahami dan mengeksplorasi keberkahan Al-Quran, kita menemui dimensi yang mendalam dan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satu dimensi yang luar biasa penting adalah unsur pendidikan, yang terkandung dalam wahyu ilahi. Al-Quran, sebagai kitab suci umat Islam, membawa pesan pendidikan abadi yang diperankan oleh guru-guru ilahi, mulai dari Rasulullah Saw. hingga Ahlulbaitnya…

Baca Selengkapnya...

Al-Quran, Warisan Ilahi dan Peran Utama Rasulullah Saw

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam perjalanan spiritual, Al-Quran merupakan petunjuk suci yang diberikan Tuhan kepada Rasul-Nya, yang kemudian disampaikan kepada umat manusia. Mari kita telaah lebih lanjut konsep Iqra’ Ilahi (ajaran ilahi) dan bagaimana Al-Quran disampaikan, dipahami, dan dijelaskan oleh Rasulullah, Imam Ali, dan para Sahabat. 1. Iqra’ Ilahi: Pengajaran Langsung dari Tuhan Al-Quran dimulai dengan ayat…

Baca Selengkapnya...

Asal-usul Penamaan Surah Al-Falaq dan An-Nas dengan Surah Mu’awwidatain (Bagian 2)

SHIAHINDONESIA.COM – Selain itu, Nabi Saw. bersabda, “Telah diturunkan kepadaku ayat-ayat yang sebelumnya tidak ada ayat serupa yang diturunkan, dan ayat yang dimaksud itu adalah ayat yang ada di Surah An-Nas “. Di dalam penjelasannya terkait ungkapan di atas, Allamah Thaba’ Thaba’i menjelaskan, bahwa kemungkinan maksud dari perkataan nabi tersebut adalah hendak mengatakan, bahwa tidak…

Baca Selengkapnya...

Asal-usul Penamaan Surah Al-Falaq dan An-Nas dengan Surah Mu’awwidatain (Bagian 1)

SHIAHINDONESIA.COM – Beberapa surah dalam Al-Qur’an mempunyai nama yang berbeda-beda, seperti surah Falaq dan an-Nas, salah satu nama dari surah-surah al-Quran adalah “muawwidah” dan kedua surah tersebut (al-falaq dan an-nas) disebut dengan Mu’awidah, sehingga kedua surah ini, kalau dalam bentuk jamak disebut Mu’awwidatain . Di dalam sebuah riwayat juga kedua surah ini disebut dengan Mu’awwidatain….

Baca Selengkapnya...

Makna Muhkam dan Mutasyabih menurut Pandangan Para Mufasir dan Ulama Islam (Bagian 4)

SHIAHINDONESIA.COM – Kemudian terdapat juga perkataan Amirul Mukminin as tentang muhkam dan mutasyabih: یشهد بعضه على بعض و ینطق بعضه ببعض Sebagian Alquran memberikan kesaksian (terhadap kebenaran) sebagian lainnya dan satu sama lain saling sinkron. (Nahjul Balaghah, Khotbah: 131) Dan imam keenam (imam Ja’far Shadiq as) mengatakan tentang muhkam dan mutasyabih: المحکم مایعمل به والمتشابه…

Baca Selengkapnya...

Makna Muhkam dan Mutasyabih menurut Pandangan Para Mufasir dan Ulama Islam(Bagian 2)

SHIAHINDONESIA.COM – Pertama: Di dalam Al-Quran, kita tidak menemukan satu ayat pun yang penjelasannya sedemikian rupa di mana tidak ada cara untuk mengidentifikasi maknanya, selain fakta bahwa Al-Quran menggambarkan dirinya dengan sifat-sifat seperti cahaya, petunjuk, dan penjelas, sehingga tidak mungkin dengan ketidakjelasan ayat-ayatnya dapat menyebabkan ketidakserasian dengan makna sesungguhnya yang diinginkan. Selain itu dalam ayat…

Baca Selengkapnya...

Makna Muhkam dan Mutasyabih menurut Pandangan Para Mufasir dan Ulama Islam (Bagian 1)

SHIAHONDONESIA.COM – Di kalangan ulama Islam, terdapat perbedaan yang mencengangkan seputar makna muhkam dan ayat-ayat Alquran, serta dengan meneliti pendapat-pendapat (yang ada), dapat ditemukan hampir 20 pendapat seputar hal ini. Dalam tulisan kali ini, akan dikutip sebuah pembahasan dari Allamah Thabathabai (rahimahullah) mengenai topik tersebut. Pendapat Terkenal Seputar Ayat-ayat Muhkam dan Mutasyabih Pengertian yang secara…

Baca Selengkapnya...

Dilema Rasulullah: Menolak Kesepakatan Quraisy atau Memperkukuh Ketaatan?

SHIAHINDONESIA.COM – Menghadapi tantangan dan perlawanan, Rasulullah Saw menjalani momen kritis ketika sekelompok kaum Quraisy mendekatinya dengan tawaran yang menarik. Mereka mengusulkan kesepakatan untuk saling mengikuti agama satu sama lain, dengan harapan mencapai kesatuan. Dalam dua perspektif yang berbeda, Sunni dan Imami, kita merenungkan makna dan pelajaran yang dapat diambil dari tawaran tersebut. Melalui lensa…

Baca Selengkapnya...

Mengenal Surah An-Nisa dan Keistimewaannya

SHIAHINDONESIA.COM – Surah An-Nisa merupakan surah keempat dan salah satu surah Madani (yang turun di Madinah) dalam Al-Qur’an, yang berada pada juz keempat hingga keenam. Disebut Surat Nisa karena banyak hukum fiqih yang berkaitan dengan perempuan yang disebutkan dalam Surat ini. Surah Nisa lebih banyak membahas tentang aturan nikah dan waris, dan di antaranya membahas…

Baca Selengkapnya...
Back To Top
Exit mobile version