Menelusuri Kecemerlangan Pernikahan: Hikmah Nabi Muhammad Saw dan Fathimah As

SHIAHINDONESIA.COM – Seiring dengan ajaran rohaniahnya, Islam juga memberikan petunjuk konkret untuk kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal kehidupan berumah tangga. Dalam salah satu momen penuh kebijaksanaan, Nabi Muhammad Saw memberikan nasihat yang penuh makna kepada putrinya, Sayyidah Fathimah mengenai rahasia kebahagiaan perempuan.

Dalam sebuah riwayat menarik, Nabi Saw. bertanya kepada Fathimah, “Apa yang paling baik bagi seorang wanita?” dan dengan cepat, jawabannya menyentuh hati: “Yang terbaik bagi seorang wanita adalah tidak melihat seorang lelaki dan tidak pula dilihat oleh seorang lelaki.” Ini bukan sekadar kata-kata, tetapi sebuah ajaran mendalam tentang keharmonisan dan kehormatan dalam pernikahan.

Nabi Saw, dengan lembut dan penuh kasih, mendekap Fathimah dan menyatakan, “Keturunan satu sama lain.” Pesan ini menjadi landasan kuat bagi kebahagiaan dalam pernikahan, menyoroti pentingnya kebersamaan dan keintiman dalam rumah tangga.

Dalam riwayat lain, Nabi Saw. kembali menggali kebijaksanaannya melalui Anas, yang menyatakan bahwa yang terbaik bagi wanita adalah “tidak melihat lelaki dan tidak dilihat oleh lelaki.” Rasulullah Saw, menegaskan dan menambahkan, “Mengapa tidak kamu katakan bahwa ini adalah yang terbaik bagi mereka, yaitu tidak melihat lelaki dan tidak pula dilihat oleh lelaki?”

Dari kedua riwayat ini, kita belajar bahwa menjaga kehormatan dan membangun kebersamaan dalam hubungan suami istri adalah kunci utama untuk menciptakan kehidupan berumah tangga yang bahagia.

Pesan bijak Nabi Muhammad tentang perlindungan dan saling menghormati antara pasangan menawarkan pedoman berharga untuk membentuk hubungan yang harmonis dan penuh kasih.

*Artikel diolah dari artikel asli yang bisa dirujuk ke link berikut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top
Exit mobile version