SHIAHINDONESIA.COM – Salah satu amalan-amalan ritual orang-orang Syiah yang dilakukan pada malam-malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan adalah beribadah dan meletakkan Al-Qur’an di atas kepala mereka sambil berdoa.
Para penentang Syiah menentang hal ini dan mereka mempertanyakan, manakah di antara para Imam Syiah yang melakukan hal ini (meletakkan Al-Qur’an di atas kepala/tawasul bil quran) di malam Lailatul Qadar, yang kemudian dilakukan juga oleh orang-orang Syiah?
JAWAB:
Abu Yusuf di dalam kitabnya yang berjudul Al-Ma’rifah wa At-Tarikh menulis disertasi sanad-sanad hadis dari para perawi hadis yang ada di dalam Bukhari dan Muslim.
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِیزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأُوَیْسِیُّ، ثنا إِبْرَاهِیمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ أَبِی عَوْنٍ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَیْدِ اللَّهِ الثَّقَفِیِّ، عَنْ أَبِی صَالِحٍ الْحَنَفِیِّ، قَالَ: رَأَیْتُ عَلِیَّ بْنَ أَبِی طَالِبٍ علیه السلام أَخَذَ الْمُصْحَفَ فَوَضَعَهُ عَلَى رَأْسِهِ حَتَّى لَأَرَى وَرَقَهُ یَتَقَعْقَعُ، ثُمَّ قَالَ: ” اللَّهُمَّ إِنَّهُمْ مَنَعُونِی أَنْ أَقُومَ فِی الْأُمَّةِ بِمَا فِیهِ، فَأَعْطِنِی ثَوَابَ مَا فِیهِ
Dikisahkan dari Abdul Aziz bin Abdullah al-Uwaisi, dikisahkan dari Ibrahim bin Sa’din dari Syu’bah dari Abi Aun Muhammad bin Ubaidillah As-Tsaqafi dari Abi Saleh Al-Hanafi, dia berkata,
“Aku melihat Ali bin Abi Thalib As mengambil Al-Qur’an lalu meletakkannya di atas kepalanya sampai aku tak mendengar suara halaman kertasnya (karena tidak dibuka-buka) lalu ia (Imam Ali) berkata, “Ya Allah, orang-orang yang menjadi penghalang atas kepemimpinanku di tengah umat, berikanlah pahala mereka kepadaku.”
(Al-Ma’rifah wa At-Tarikh, jil. 2, hal. 751, Maktabah Ad-Dar-Madunah Al-Munawwarah)
Tinjauan Riwayat
Syamsuddin Adz-Dzahabi menulis, Abdul Aziz bin Abdullah al-Amiri Al-Uwaisi al-Faqih dari Malik dan Nafi’ bin Umar dan dia adalah perawi di dalam kitab Bukhari adalah orang yang dapat dipercaya (tsiqqah)
(Al-Kasyif fi Ma’rifah man Lahu Riwayah fil Kutub As-Sittah, jil. 1, hal. 656, penerbit Darul Kiblah Al-Islamiyah)
Ibnu Hajar al-Asqalani di dalam sebuah terjemahan juga menulis tentang Abdul Aziz al-Uwaisi.
“Abdul Aziz bin Abdullah bin Yahya bin Amr bin Uwais bin Sa’d bin Abi Sarh al-Uwaisi Abul Qosim al-Madani adalah orang yang dapat dipercaya (Tsiqqah) dan merupakan pembesar keluarga…..
Dengan ini, maka tampak jelas bahwa ritual pelatakan Al-Qur’an di atas kepala yang dilakukan oleh orang-orang Syiah pada malam Lailatul Qadar bukanlah hal yang diada-adakan atau dibuat-buat, melainkan kebiasaan positif Imam Ali As, yang kemudian mereka contoh.
