Makna Muhkam dan Mutasyabih menurut Pandangan Para Mufasir dan Ulama Islam(Bagian 2)

SHIAHINDONESIA.COM – Pertama: Di dalam Al-Quran, kita tidak menemukan satu ayat pun yang penjelasannya sedemikian rupa di mana tidak ada cara untuk mengidentifikasi maknanya, selain fakta bahwa Al-Quran menggambarkan dirinya dengan sifat-sifat seperti cahaya, petunjuk, dan penjelas, sehingga tidak mungkin dengan ketidakjelasan ayat-ayatnya dapat menyebabkan ketidakserasian dengan makna sesungguhnya yang diinginkan. Selain itu dalam ayat…

Baca Selengkapnya...

Makna Muhkam dan Mutasyabih menurut Pandangan Para Mufasir dan Ulama Islam (Bagian 1)

SHIAHONDONESIA.COM – Di kalangan ulama Islam, terdapat perbedaan yang mencengangkan seputar makna muhkam dan ayat-ayat Alquran, serta dengan meneliti pendapat-pendapat (yang ada), dapat ditemukan hampir 20 pendapat seputar hal ini. Dalam tulisan kali ini, akan dikutip sebuah pembahasan dari Allamah Thabathabai (rahimahullah) mengenai topik tersebut. Pendapat Terkenal Seputar Ayat-ayat Muhkam dan Mutasyabih Pengertian yang secara…

Baca Selengkapnya...

Jawab Syubhat: Mengapa Ahlulbait Dilarang Menjelaskan Al-Quran dengan Al-Quran?

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam menggali makna Al-Quran, seringkali timbul pertanyaan seputar larangan para Ahlulbait untuk menjelaskan Al-Quran dengan menggunakan Al-Quran itu sendiri. Beberapa interpretasi menyiratkan bahwa tindakan ini dapat membingungkan isi Al-Quran. Mari kita menjelajahi jawaban dari para ulama terkemuka terhadap keraguan ini, yang menyoroti pentingnya menjelaskan Al-Qur’an dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an lainnya untuk memahami konteks…

Baca Selengkapnya...

Belajar Hidup ‘Disiplin’ dari Imam Khomaini Ra

SHIAHINDONESIA.COM – Seorang saksi hidup menuturkan tentang kedisiplinan Imam Khomaini selama hidupnya, sebagai berikut. Imam Khomaini sangat disiplin dalam setiap keigiatannya, sehingga kami yang berada bersama beliau, terbiasa menyesuaikan waktu kami dengan jam kegiatannya. Artinya, ketika Sang Imam sedang melakukan sesuatu, kami tahu jam berapa saat itu. Bahkan keluarganya pun tahu apa yang beliau lakukan…

Baca Selengkapnya...

Memahami dan Menjawab Gugatan terhadap Keaslian Al-Quran (bagian 3)

SHIAHINDONESIA.COM – Dalam pelajaran sebelumnya, kita telah membahas sejumlah hal yang bertentangan dengan kemungkinan adanya penyimpangan (tahrif) dalam Al-Qur’an, termasuk kewajaran menurut akal, keberulangan tema dalam Al-Qur’an, dan mukjizatnya. Sekarang, mari kita lanjutkan dengan poin-poin lain yang disebutkan untuk mencegah kemungkinan adanya penyimpangan: Ayat Hifz (Ayat Penjagaan): Penolakan Kejahatan (al-Batil): Penawaran pada Kitab Allah: Naskah-naskah…

Baca Selengkapnya...

Bersatu dalam Keberagaman: Pesan Damai Umat Islam

SHIAHINDONESIA.COM – Seorang ulama fiqih mazhab Imamiyah, Sayyid Muhammad Sa’id al-Hakim, mengatakan: Meskipun para pengikut Syi’ah Imamiyah mencerminkan sikap mereka yang kuat dalam mempertahankan keyakinan, mereka selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan orang lain. Mereka tidak ingin melukai perasaan orang lain atau memicu konflik. Mereka fokus pada kebaikan pergaulan, cara baik dalam bersosialisasi, dan…

Baca Selengkapnya...

Kisah Ayatullah Borojourdi Bertawasul kepada Sayyidah Fathimah Maksumah As

SHIAHINDONESIA.COM – Sepeninggal Ayatullah Syekh Abdul Karim Haeri Yazdi, pendiri hauzah ilmiah (baca: pesantren) Qom pada tahun 1315 H, tanggung jawab administrasi hauzah ilmiah pun diserahkan kepada tiga ulama besar  zaman itu. Ketiga ulana itu adalah Sayyid Mohammad Taqi Khansari, Sayyid Mohammad Hojjat Koh Kamrei dan Sayyid Sadruddin Sadr ditempatkan dan ketiga ulama agung ini…

Baca Selengkapnya...

Keagungan Ziarah Asyura dan Dedikasi Mirza Tabrizi

SHIAHINDONESIA,COM – Dikatakan bahwa Mirza Tabrizi (rahimahullah), pada zamannya, sering mendaki ke atap rumahnya, terutama pada hari-hari tertentu, untuk membaca doa ziarah asyura Imam Husain As. Sepanjang kehidupan yang mulia, beliau selalu menjadi pembela setia ziarah Asyura dan mendorong para pemuda serta kaum mukminin untuk membacanya dengan tekun. Beliau bahkan menulis sebuah buku berjudul “Ziarah…

Baca Selengkapnya...

Ramalan Takdir: Kisah Menakjubkan Seorang Syekh

SHIAHINDONESIA.COM – Sheikh Al-Hurr Al-Aamili, yang wafat pada tahun 1104 Hijriyah, dalam bukunya “Ithbat Al-Huda” menyampaikan kisah menakjubkan yang dialaminya: Pada suatu hari perayaan di desa kami, saya bersama sekelompok pelajar dan orang-orang saleh duduk di kampung kami yang bernama Masygharah. Saya berkata kepada mereka, “Saya ingin tahu di perayaan berikutnya, siapa di antara kita…

Baca Selengkapnya...

Baha’uddin Al-Amili: Ilmuwan Tersembunyi dalam Misteri Pengetahuan

SHIAHINDONESIA.COM – Seorang ulama bernama Baha’uddin Al-Amili yang terkenal dengan kecerdikannya pernah menyamar dan masuk ke daerah Damaskus. Di sana, ia mendatangi beberapa masjid dan menemukan seorang guru yang sedang mengajari para muridnya. Melihat itu, ia pun melontarkan pertanyaan sulit pada guru itu, pertanyaan yang sekiranya masih bisa dijawab oleh guru tersebut dan para muridnya….

Baca Selengkapnya...
Back To Top
Exit mobile version