Kisah Ayatullah Borojourdi Bertawasul kepada Sayyidah Fathimah Maksumah As

SHIAHINDONESIA.COM – Sepeninggal Ayatullah Syekh Abdul Karim Haeri Yazdi, pendiri hauzah ilmiah (baca: pesantren) Qom pada tahun 1315 H, tanggung jawab administrasi hauzah ilmiah pun diserahkan kepada tiga ulama besar  zaman itu. Ketiga ulana itu adalah Sayyid Mohammad Taqi Khansari, Sayyid Mohammad Hojjat Koh Kamrei dan Sayyid Sadruddin Sadr ditempatkan dan ketiga ulama agung ini…

Baca Selengkapnya...

Memahami dan Menjawab Gugatan terhadap Keaslian Al-Quran (bagian 2)

SHIAHINDONESIA.COM – Terkadang, kita harus memahami pentingnya menjaga keutuhan Al-Qur’an, sebagai kitab suci umat Islam. Dalam hal ini, beberapa pertanyaan muncul tentang apakah mungkin terjadi penyimpangan (tahrif) dalam Al-Qur’an, terutama penambahan atau pengurangan ayat. Mari kita lihat beberapa argumen yang menolak keraguan tentang tahrif dan menjelaskan mengapa hal itu sangat tidak mungkin terjadi. 1. Pemikiran…

Baca Selengkapnya...

Keagungan Ziarah Asyura dan Dedikasi Mirza Tabrizi

SHIAHINDONESIA,COM – Dikatakan bahwa Mirza Tabrizi (rahimahullah), pada zamannya, sering mendaki ke atap rumahnya, terutama pada hari-hari tertentu, untuk membaca doa ziarah asyura Imam Husain As. Sepanjang kehidupan yang mulia, beliau selalu menjadi pembela setia ziarah Asyura dan mendorong para pemuda serta kaum mukminin untuk membacanya dengan tekun. Beliau bahkan menulis sebuah buku berjudul “Ziarah…

Baca Selengkapnya...
Back To Top
Exit mobile version