Penting untuk diketahui bahwa Islam bukan hanya sebatas agama yang membicarakan relasi seseorang dengan Tuhan, tetapi juga panduan hidup yang mendorong umatnya untuk memperjuangkan kemanusiaan, perdamaian, dan toleransi, yang mengisyaratkan bahwa adanya perhatian khusus terhadap hubungan antar manusia. Berlandaskan apa yang terjadi di Palestina saat ini, saya akan membahas hikmah dari perspektif Islam dalam memperjuangkan kemanusiaan, mengapa hal itu penting, dan bagaimana kita dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kemanusiaan dalam Al-Quran
Al-Quran mengajarkan pentingnya memperlakukan semua manusia dengan kasih sayang dan hormat. Allah SWT berfirman:
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا
Terjemahan: “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak cucu Adam dan Kami angkut mereka di darat dan laut, Kami beri rezeki mereka dengan baik dan Kami melebihkan mereka atas banyak makhluk yang Kami ciptakan.” (Quran, Surah Al-Isra, Ayat 70).
Tafsir Ayat Al-Quran
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا} فَضَّلْنَا {بَنِي آدَم} بِالْعِلْمِ وَالنُّطْق وَاعْتِدَال الْخَلْق وَغَيْر ذَلِكَ وَمِنْهُ طَهَارَتهمْ بَعْد الْمَوْت {وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرّ} عَلَى الدَّوَابّ {وَالْبَحْر} على السفن {ورزقناهم من الطيبات وفضلناهم على كَثِير مِمَّنْ خَلَقْنَا} كَالْبَهَائِمِ وَالْوُحُوش {تَفْضِيلًا} فَمَنْ بِمَعْنَى مَا أَوْ عَلَى بَابهَا وَتَشْمَل الْمَلَائِكَة وَالْمُرَاد تَفْضِيل الْجِنْس وَلَا يَلْزَم تَفْضِيل أَفْرَاده إذْ هُمْ أَفْضَل مِنْ الْبَشَر غَيْر الْأَنْبِيَاء
Tafsir ayat di atas dapat ditemukan dalam tafsir karya Sayyid Abul Ala Maududi yang berjudul “Tafsir al-Jalalayn.” Dalam tafsir ini, ayat tersebut dijelaskan sebagai bukti dari keagungan manusia yang diberikan oleh Allah SWT. Manusia telah diberikan kehormatan dan martabat oleh Allah melalui penciptaan-Nya. (Tafir al-Jalalayn, Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi, ayat 70, surah Al-Isra)
Kita bisa memahami bahwa ayat ini menggambarkan bagaimana Allah SWT telah memberikan kehormatan dan keistimewaan kepada manusia sebagai makhluk-Nya. Keistimewaan ini mencakup berbagai aspek, seperti:
- Pemberian Akal dan Bicara: Manusia diberikan akal budi dan kemampuan berbicara, yang membedakannya dari makhluk lainnya. Dengan akal, manusia dapat memahami, merenungkan, dan membuat keputusan.
- Penguasaan atas Bumi dan Laut: Manusia diberikan kemampuan untuk menjelajahi dan memanfaatkan daratan dan laut. Ini mencakup perjalanan di darat dengan berbagai cara dan pelayaran di laut dengan kapal-kapal.
- Rezeki yang Baik: Allah memberikan rezeki kepada manusia, termasuk makanan yang baik dan beragam. Ini mencerminkan kebaikan Allah terhadap manusia dalam memenuhi kebutuhan mereka.
- Kelebihan atas Makhluk Lain: Allah juga menekankan bahwa manusia diberikan kelebihan dan keunggulan atas banyak makhluk yang lain yang Allah ciptakan. Ini mencakup kelebihan dalam akal, moralitas, dan kemampuan untuk beribadah kepada Allah.
Ayat ini mengajarkan kepada manusia untuk menghargai dan mensyukuri karunia-karunia yang diberikan Allah, serta untuk menggunakan keistimewaan ini dengan cara yang baik dan benar. Selain itu, ayat ini juga menegaskan bahwa kelebihan manusia bukanlah hasil dari usaha atau kelebihan individu, melainkan karunia Allah yang harus dijaga dan digunakan dengan baik.
Kesimpulan
Memperjuangkan kemanusiaan dalam Islam adalah bagian integral dari ajaran agama ini. Pesan-pesan tentang kasih sayang, toleransi, dan keadilan dapat membentuk dunia yang lebih baik dan harmonis. Dengan mengamalkan nilai-nilai ini, kita dapat menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat.
Dengan kata lain, kemanusiaan penting di mata Islam karena agama ini mengajarkan kasih sayang, keadilan, dan perdamaian sebagai nilai-nilai inti. Islam menghormati martabat setiap individu tanpa memandang perbedaan apa pun, dan mendorong tindakan baik, keadilan, serta perdamaian dalam hubungan antarmanusia. Dengan demikian, kemanusiaan merupakan dasar etika Islam yang membentuk perilaku yang baik dan menciptakan masyarakat yang harmonis.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Bagaimana Islam mengajarkan toleransi terhadap perbedaan agama? Islam mengajarkan toleransi terhadap perbedaan agama dan menghormati hak-hak individu untuk memilih keyakinan agamanya sendiri.
- Apa yang dapat saya lakukan untuk memperjuangkan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari saya? Anda dapat membantu yang membutuhkan, menjalankan perbuatan baik, dan menjaga keadilan dalam interaksi dengan orang lain.
- Apakah Islam mengajarkan perdamaian? Ya, Islam adalah agama perdamaian. Pesan-pesan dalam Islam menekankan pentingnya perdamaian, kasih sayang, dan toleransi.
- Apa makna sebenarnya dari toleransi dalam Islam? Toleransi dalam Islam berarti menghormati perbedaan agama, budaya, dan keyakinan individu tanpa diskriminasi atau kekerasan.

One thought on “Tafsir Ayat 70 Surah Al-Isra: Misi Kemanusiaan: Islam sebagai Pangkalan Kasih Sayang dan Keadilan”